"GAYA HIDUP BERKELANJUTAN"

Aksi P5 SMP Santo Andreas

P5 Gaya Hidup Berkelanjutan

Setelah menjalani Penilaian Akhir Semester, siswa dan siswi SMP Santo Andreas melanjutkan materi P5 yaitu gaya hidup berkelanjutan dengan tema “ Bumiku Hijau”. Gaya hidup berkelanjutan adalah dimaksud untuk membina dan mendidik siswa dan siswi agar bisa menerapkan secara terus menerus materi yang diberikan oleh guru P5 dikehidupan mereka sehari – hari.

Tema yang diangkat adalah “Bumiku HIjau” tema ini dipilih untuk mengingatkan siswa dan siswi SMP Santo Andreas akan pentingnya menjaga lingkungan sekolah, lingkungan alam dan lingkungan rumah mereka agar tetap selalu bersih, sehat dan segar. Materi yang diberikan adalah pentingnya menjaga lingkungan, mengolah sampah – sampah yang sulit diurai sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yaitu plastik. Materi diberikan oleh beberapa guru SMP Santo Andreas dalam 6 hari kedepan.

Tentunya setelah materi pengetahuan diberikan, tentunya diajarkan juga bagaimana menerapkannya agar siswa dan siswi bisa menerapkannya dilingkungan mereka sendiri. Penerapannya dimulai dengan bagaimana menanam tanaman tambahan sebagai cara menghijaukan lingkungan sekitar agar bisa memperbaiki kualitas oksigen di lingkungan sekitar mereka. Juga diberikan cara bagaimana mengolah sampah plastik menjadi barang – barang yang mempunyai nilai fungsi dan mempunyai nilai jual.

Hasil olahan sampah plastik yang ditentukan adalah “Ecobrick” yang dimana botol – botol plastik bekas minuman diisi sampah plastik yang sudah dipotong kecil – kecil agar menjadi dasar untuk membuat sebuah perabotan, bangunan, atau hiasan. Pengolahan dimulai dengn pembersihan, pemotongan dan pemadatan. Botol – botol plastik yang sudah dibuat, nantinya akan dirakit menjadi kursi dan meja supaya bisa digunakan dalam kehidupan sehari – hari.

Dalam semua proses pembelajaran itu siswa dan siswi SMP Santo Andreas, terlihat sangat antusias dan bersemangat. Mulai dari menanam tanaman, mengumpulkan sampah plastik, memilahnya, membersihkannya hingga merakit hasil olahan mereka menjadi kursi dan meja. Hasil dari olahan mereka bisa dijual ataupun digunakan disekolah. Dalam prosesnya mulai dari guru, siswa hingga sekolah mensupport penuh kegiatan ini hingga selesai. Terima kasih untuk semua support dan dukungannya dalam menjalankan kegiatan P5 ini.

Leave a Reply